Tanda Kemerdekaan

para bangsawan berambut pirang
bertopang tongkat kesayangan, berdiri angkuh memerintah
seulas senyum licik penuh kepuasan
mata yang sama sekali tak ada rasa iba
ya, mereka si koloni belanda

bak dengan ringan tangan kita mengerjakan
kerja siang malam tanpa bayaran
kita tak punya banyak apa untuk melawan
dari kepintaranpun kita masih terbelakang

mereka bilang kita lemah
mereka bilang kita kalah
dan mereka bilang kita hanyalah
segerombol otak keledai, payah !

tapi kita sadar akan kemerdekaan, kita rindu kebebasan
berbekal senjata yang hanya apa
sederhana memang, seadanya
bambu dengan ujung yang meruncing
yang sekali lemparan tak pasti mereka mati
tubuh yang hanya terbalut karung goni

biarkan mereka melihat kita berpegang tangan,
mereka yang bilang kita lemah.
dengan nyali yang bulat akan tekad
gugur satu, menjadikan kita semakin kuat
mengeratkan genggaman persatuan

terus melangkah dan menapak
mendaki puncak kemerdekaan, sebentar lagi ! sedikit lagi !
biarkan keringat ini menjadi tanda perjuangan
luka menganga ini menjadi tanda kasih sayang
tanah bertumpahkan darah menjadi tanda rela berkorban

dan sampailah kita pada titik perjuangan, puncak kemerdekaan
memandang kedepan dengan nafas terengah
terkibar jelas sang saka merah putih, Indonesia
dan air mata menjadi tanda senyum haru penuh kebangaan

“berdiri tegak dan mengepalkan tangan keatas. penuh yakin berteriak lantang, MERDEKA !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: