Aku “hanya”

Aku bertanya pada teman seberang bangkuku,

Jika kamu memberikan karya pertamamu untuk hari spesial seseorang,

Jadi bagimu seseorang itu orang seperti apa?

Bukan orang yang biasa saja, jawabnya.

 

Aku tersenyum miris

lalu beranjak pergi.

 

Untuk apa aku merasa kesal?

 

Sudahlah, aku ini siapa sih?

Berhenti percaya pada sesuatu yang terdengar konyol

Kembali ketempat dimana aku seharusnya

Jangan memaksakan kehendak

 

Sudahlah, aku ini siapa sih?

Hanya seorang teman dekat

Dekat tidak selalu berarti spesial

Hanya seorang teman bercanda ketika bosan

Seorang teman berbicara ketika kesepian

Jangan memaksakan kehendak

 

Sudahlah, aku ini siapa sih?

Jangan berlagak menjadi istimewa

karena hatinya sudah tertambat

 

Ya

Aku men-special kan seseorang yang ternyata men-special kan teman akrabku,

Dan aku bisa apa akan kenyataan itu?

 

Lagi-lagi benar kata temanku,

Jangan terlalu dalam mendamba

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: